Curhat atau biasa dikenal dengan
nama Curahan Hati, ialah mengungkapkan isi hati dengan bercerita melalui media
maupun kepada seseorang tertentu. Curhat itu gratis tidak perlu biaya sepeser
pun, kecuali kalian curhat berbayar. Artinya curhat kepada para ahli atau
psikiater dan sejenisnya. Curhat sendiri berfungsi sebagai sarana pengungkapan
isi hati agar menjadi lega dengan mengatakannya. Hal ini biasa terjadi
dikalangan wanita, karena wanita sangat membutuhkan saran dari temannya.
Apalagi ketika sedang dilema atau galau, pasti para wanita selalu ingin curhat
kepada teman dekatnya.
Curhat Itu Mudah, cukup
mengatakan isi hati kita kepada seseorang atau mengungkapkannya dengan cara
lain seperti mengekspos di media sosial, kalau jaman dulu sih nulis di buku
diary, mungkin sekarang udah jarang. Dengan curhat beban kita terasa terkurangi
dan hati pun menjadi lebih lega dan tenang. Tapi kadang kala bagi sebagian
orang, curhat itu sangatlah sulit. Kebanyakan hanya disimpan sendiri, apalagi
bagi sebagian lelaki. Wajar saja karena lelaki memiliki sifat kegengsian dan
ego yang sangat tinggi, oleh sebab itu banyak para lelaki menyalurkan unek-unek
hatinya lewat kekerasan atau hal-hal yang negatif seperti meminum minuman
beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan sebagainya.
Banyak sarana yang dapat kita
jadikan sebagai penyaluran curahan isi hati kita, yang paling umum dan
sederhana adalah curhat ke temen deket atau sahabat yang dipercaya. Saya akan
membagi sedikit tips versi saya dalam bercurhat.
1. Curhat Kepada Teman
Curhat tipe ini mungkin yang paling
umum, banyak dari sebagian orang curhat ke temen deket ataupun keluarga. Tapi
dalam bercurhat ria, kita harus berhati-hati memilih orang. Karena bisa saja
orang yang kita curhati menceritakannya juga kepada orang lain, jadi harus
pilih-pilih teman. Bukan hanya harus memilih, melihat kondisi dan situasi juga
sangatlah perlu. Tidak semua orang mau mendengarkan curahan isi hati kita, bisa
juga orang tersebut sedang mengalami hal yang sama atau sedang banyak pikiran.
Jadi kita harus memilih dan melihat segala aspek tersebut agar curhat kita
terasa lebih bermanfaat.
2. Curhat Lewat Buku Diary
Curhat tipe ini mungkin sudah jarang
digunakan bagi sebagian orang, curhat seperti ini biasa digunakan oleh
orang-orang yang sulit curhat kepada seseorang. Mungkin tidak ada yang
dipercaya atau tidak mau membuat temannya ikut memikirkannya, bagus sih tapi sebaiknya
dibicarakan kepada orang yang mau mendengar saja. Mungkin teman kamu atau
keluarga kamu mau mendengarkan dan memberi solusi bagi masalahmu.
3. Curhat Kepada Allah SWT
Curhat tipe ini yang paling penting dan
harus bagi kalian yang beragama islam, Allah SWT maha pendengar. Jadi apapun
yang kamu keluh kesahkan akan didengar olehNya, curhat kepada Allah SWT
biasanya dilakukan ketika sehabis sholat atau pada malam hari dengan berdoa.
Percaya, segala sesuatu akan menjadi mudah.
4. Curhat Melalui Media Sosial
Usahakan curhat tipe ini dikurangi bila
perlu jangan dilakukan, bukan berarti dilarang tapi hal ini menimbulkan banyak
hal negatif bagi si pencurhat. Curhat ini biasanya dilakukan di media sosial
maupun aplikasi messenger seperti, Facebook, Twitter, BlackBerry Messenger, dan
sebagainya. Memang sih wajar dan tidak ada yang salah, media sosial kan
tempatnya untuk berbagi. Curhat seperti ini bisa menimbulkan kesan buruk bagi
orang yang melihatnya, apalagi bagi orang-orang yang tidak menyukainya. Semua
orang tidak selalu ingin mendengarkan curahan hati kamu, mungkin kamu bisa
memilih curhat yang lain yang lebih memberikan efek positif bagi kamu. Apalagi
curahan isi hati kamu ditujukan kepada seseorang atau perusahaan yang tidak
terima dengan curhatan kamu dan bisa dituntut ke jalur hukum.

0 komentar :
Posting Komentar