Sudah tidak aneh lagi jika pacar
kita direbut/suka sama teman kita sendiri, siklus seperti ini sudah sering
terjadi. Saya sudah merasakannya sendiri dan banyaknya pengalaman teman yang
menceritakan kejadian seperti ini. Bukan hal yang baru, hal seperti ini sudah
ada sejak lama. Kenapa bisa seperti itu? Mungkin sebagian orang sendiri masih
belum menyadari kejadian seperti, saya akan berbagi sedikit pengalaman saya dan
teman yang pernah mengalami hal yang serupa.
Fase Pertama
Pacar kita kenal dengan teman dekat
kita atau dikenalin oleh kita sendiri, hal ini wajar terjadi karena teman dekat
kita pasti akan mengetahui pacar kita.
Fase Kedua
Ketika kita mempunyai masalah
atau hal-hal yang belum diketahui oleh pacar kita, otomatis pacar kita akan
mencari tahu tentang kita dari teman dekat. Dalam hal ini, pacar kita tidak
memberitahu jika menanyakan hal-hal tentang kita kepada teman dekat kita
sendiri. Atau biasa sering dibilang curhat.
Fase Ketiga
Dari fase kedua tadi, berlanjut
menjadi teman. Wajar saja, karena keseringan curhat lama kelamaan menjadi
teman. Walaupun yang dicurhatinnya kita sendiri, tapi dalam fase ini kita belum
mengetahui seberapa jauh hubungan pacar kita dengan teman kita sendiri.
Fase Keempat
Dari yang awalnya cuma
curhat-curhatan, jadi deket-deketan. Siapa sangka, setiap ada masalah pacar
kita selalu curhat kepada teman kita sendiri. Memberikan ketenangan yang tidak
kita berikan ketika kita sedang marahan sama pacar kita sendiri.
Fase Kelima
Setelah sudah menjalin hubungan
yang lumayan jauh, kita mengetahui jika pacar kita sering curhat tentang kita
ke temen deket kita sendiri. Dari situ, kita sendiri menganggap biasa saja. Kan
namanya juga temen sendiri, masa sih mau ngerebut pacar kita. Jangan salah,
dengan anggapan seperti ini, membuat ruang bagi pacar kita dan teman kita untuk
menjalin hubungan.
Fase Terakhir
Semua fase sudah dilewati dengan
lancar, tinggal tunggu waktu yang tepat. Antara pacar kita atau teman kita yang
menaruh hati terlebih dulu, jika sudah begitu ketika hubungan kamu dan pacar
kamu sudah diujung tanduk dan berakhir. Tidak lama, pacar kita yang sudah
menjadi mantan tiba-tiba berpacaran dengan teman kita sendiri. Nahloh, baru
kaget kan. Kok bisa, ya bisalah setiap marahan sama kita mantan kita sering
curhat ke temen kita sendiri. Itu yang membuat kita sakit hati bukan main,
teman kok makan teman. Padahal tidak ada unsur kesengajaan, itu terjadi karena
fase-fase diatas tadi.
Kesimpulan
Intinya sih jika kita punya pacar
kalau mau curhat ke teman kita jangan terlalu sering dan alangkah baiknya
bilang setelah curhat ke temen kamu, waspadai jika keseringan bisa jadi seperti
diatas. Kita juga perlu menaruh rasa curiga kepada teman maupun pacar kita yang
terlalu dekat. Jika sudah terjadi kan tidak ada yang bisa disalahkan, karena
cinta tumbuh tidak pernah salah hanya saja tempatnya yang salah. Kita hanya
bisa merelakan pacar kita menjadi pacar teman kita.

0 komentar :
Posting Komentar